Belgia Kembali Mandul Ditahan Imbang Iran 0-0 di Grup G Piala Dunia 2026
- account_circle Tim Webet188
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Belgia Kembali Mandul Ditahan Imbang Iran 0-0 di Grup G Piala Dunia 2026 - Webet188.news
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Webet188.news â Timnas Belgia kembali gagal meraih kemenangan sekaligus gagal mencetak gol saat menghadapi Iran pada laga kedua Grup G Piala Dunia FIFA 2026. Bermain di Los Angeles, Sabtu (21/6), Setan Merah hanya mampu bermain imbang 0-0 dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh frustrasi bagi skuad asuhan Rudi Garcia.
Hasil ini membuat Belgia belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama mereka. Sebelumnya, Kevin De Bruyne dan kawan-kawan juga ditahan imbang Mesir 1-1 pada laga pembuka grup. Situasi tersebut membuat peluang Belgia untuk melaju ke babak berikutnya kini berada dalam tekanan besar.
Dominasi Belgia Tak Berbuah Gol
Sejak menit awal, Belgia tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang jauh lebih besar dibanding Iran. Romelu Lukaku, Jeremy Doku, hingga Kevin De Bruyne silih berganti mencoba membongkar pertahanan lawan.
Namun rapatnya lini belakang Iran serta penampilan luar biasa sang kiper, Alireza Beiranvand, membuat seluruh peluang Belgia gagal berbuah gol. Beiranvand beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat gawang Iran tetap perawan hingga peluit akhir berbunyi.
Iran Tampil Disiplin dan Efektif
Meski lebih banyak berada di bawah tekanan, Iran justru beberapa kali mampu mengancam lewat serangan balik cepat. Bahkan Mehdi Taremi sempat membobol gawang Belgia pada babak pertama, namun gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside.
Tim asuhan Amir Ghalenoei menunjukkan organisasi permainan yang sangat baik dan berhasil meredam kreativitas lini tengah Belgia sepanjang pertandingan. Hasil imbang ini membuat Iran tetap menjaga peluang mereka untuk lolos ke fase gugur.
Kartu Merah Nathan Ngoy Perburuk Situasi Belgia
Petaka bagi Belgia datang pada babak kedua ketika bek Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung setelah melanggar Mehdi Taremi yang sedang berada dalam posisi berbahaya menuju gawang. Belgia pun harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Meski kalah jumlah pemain, Belgia tetap berusaha mencari gol kemenangan. Namun penyelesaian akhir yang buruk kembali menjadi masalah utama yang menghantui mereka sepanjang turnamen ini.
Rudi Garcia Kecewa Berat
Usai pertandingan, pelatih Belgia Rudi Garcia mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, para pemain sebenarnya sudah menjalankan taktik dengan baik dan menciptakan banyak peluang, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol.
Garcia menegaskan bahwa Belgia kini harus fokus sepenuhnya pada laga terakhir Grup G melawan Selandia Baru yang akan menjadi pertandingan hidup-mati untuk menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026.
Laga Terakhir Jadi Penentuan
Dengan hanya mengoleksi dua poin dari dua pertandingan, Belgia wajib meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Selandia Baru jika ingin menjaga asa lolos ke babak 32 besar. Sementara itu, Iran akan menghadapi Mesir dalam duel yang juga berpotensi menentukan siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya.
Jika kembali gagal meraih hasil maksimal, Belgia terancam mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dan mengulangi kekecewaan yang pernah dialami pada turnamen besar sebelumnya.
- Penulis: Tim Webet188
- Editor: Tim Webet188
- Sumber: https://webet188.news/

Piala Dunia
Piala Eropa
Timnas Indonesia
BRI Liga 1
Liga Inggris
Liga Spanyol
Liga Italia
Bundesliga
Liga Champions
Liga Eropa